Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2021

Perkembangan Awal dalam Fisiologi dan Tumbuhnya Psikologi Eksperimen

Perbedaan individu sudah ada sekitar tahun 1784-1846. Di masa Meskelyne berfokus pada waktu reaksi yang dibutuhkan untuk bereaksi terhadap stimulus tertentu, dengan mengamati kecepatan bintang di teleskop.  Physiologist : ilmu yang mempelajari tentang fungsi bagian tubuh dan keterkaitan sistem saraf dan bagaimana tubuh memproses informasi sehingga menghasilkan sensasi dan persepsi.  Johannes Muller (1801-1858) -Adequate Stimulation(sesuai,tepat,cocok), ia berpendapat bahwa masing-masing sistem saraf itu sensitif terhadap stimulasi dengan karakteristik tertentu, namun tidak semua stimulus. Contoh: saat ada gelombang  suara, indra penglihatan dan saraf dimata tidak aktif, dan tidak sensitif terhadap itu.  -Ketika memahami sensasi harus memahami sistem saraf khususnya sistem saraf pusat, karena sistem saraf pusat yang bekerja dalam menerima sensasi, ia juga menjelaskan sistem saaraf yang mirip dengan 12 fungsi yang disampaikan kant, Muller sangat mempercayai pemrosessa...

Rasionalisme

Manusia tidak dibentuk secara utuh melalui pengalaman sensori, karena manusia memiliki potensi yang dibawa dari lahir(konsep innate). Menurut para rasionalis proses berfikir itu top down, yaitu saat kita sudah memiliki pikiran dan akal dan konsep nanti akan kita gunakan untuk menanggapi pengalaman-pengalaman sensori, sedangkan menurut para empiris adalah bottom up, yangmana kita mengumpulkan pengalaman sensorik dan naik ke otak atau pikiran kita, yang membentuk konsep dan ide dari pengalaman sensori. Menurut para rasionalis manusia tidak diatur oleh eksternal, karena kita memiliki  potensi dan memiliki prinsip morality dan etika. Manusia bisa senang saat tidak memenuhi dorongan dari tubuhnya atau keinginannya karena manusia memiliki kemampuan untuk mengatur diri, jika kita bersikap sesuai moral kita juga bisa merasakan kesenangan.  Baruch Spinoza (1632-1677) Spinoza percaya bahwa tuhan itu hadir di kehidupan kita dan tidak bisa kita pisahkan saat membahas tentang alam semesta,...

Empirisme, Sensasionalisme, Positivisme

Setelah masa Decrates ada 3 aliran pemahaman, yaitu rasionalisme, empirisme dan romantisme, tiga cara pandang inilah yang pada saat itu berkembang setelah masa renaisans sebelum psikologi menjadi ilmu. Empirisme Paham yang sangat mempercayai pentingnya pengalaman untuk mendapatkan pengetahuan, namun tidak semua pengalaman yang dialami akan mendapatkan pengetahuan. Pengalaman yang dimaksud adalah pengalaman sensori. Tetapi tidak semua pengalaman sensori menghasilkan pengetahuan. Pengalaman sensori merupakan sumber-sumber data yang perlu dikumpulkan, dan melahirkan satu komposisi yang valid. Para empiricism ini lebih ke arah induktif, yang mana pengambilan secara induktif(dari khusus ke umum) -Thomas Hobbes Hobbes bergaul dengan orang-orang yang sangat berhubungan dengan sains, sehingga dia berfikir bahwa manusia merupakan sesuatu yang bergerak, ia berpikir bahwa manusia adalah Mesin. Menurutnya segala yang ada di dunia ini terjadi bisa dijelakan dengan konsep-konsep, ia merupakan salah ...