Perkembangan Awal Psikologi Modern

 

Voluntarisme

·         Diberikan nama voluntarisme karena menekankan pada kehendak, pilihan dan tujuan

·         Menurut wundt, manusia dapat memutuskan apa yang diperhatikan sehingga dapat merasakannya dengan jelas.

·         Wundt menentang materialisme yang mana fakta kesadaran yang tidak mungkin diturunkan oleh kualitas fisik molekul atau atom material , Menentang empirisme filsuf inggris & prancis yang mana seseorang di pandang sebagai penerima pasif sensasi kemudian diatur secara pasif oleh hukum asosiasi.

·         Kekurangan empirisme menurut wundt: proses kehendak pusat yang bertindak atas unsur-unsur pemikiran yg memberi bentuk dan kualitas atau nilai yang tidak ditemukan baik dalam rangsangan eksternal atau peristiwa unsur itu sendiri.

Wilhelm Wundt (1832-1920)

·         Dianggap sebagai bapak psikologi modern karena mendirikan laboratorium psikologi pertama di Leipzig, Jerman 1879.

·         Merupakan ilmuan yang banyak melakukan penelitian.

·         Meneliti tentang proses sensori (proses yang dikelola panca indra)

·         Tidak setuju dengan galileo, comte dan kant yang mengatakan bahwa psikologi tidak pernah bisa menjadi ilmu.

·         Tidak setuju dengan herbart yang mengatakan psikologi bisa jadi ilmu matematika.

·         Menurutnya, eksperimen dapat digunakan untuk mempelajari proses dasar pikiran, tetapi tidak untuk proses mental yang lebih dalam.

·         Ilmu berdasarkan dari pengalaman, pengalaman langsung yang akan doigunakan dalam psikologi.

·         Memiliki tujuan utama untuk eksperimennya psikologi, yaitu menemukan unsur-unsur dasar dari pemikiran, menemukan hukum yan dengannya elemen mental bergabung jadi pengalaman mental yang kompleks.

 

Penggunaan Introspeksi Wundt

·         Metode intropeksi

Psikologi dimulai dari intropeksi, introspeksi digunakan untuk mempelajari pengalaman langsung, tetapi tidak untuk mempelajari proses mental secara mendalam.

 

 

Elemen dari Pemikiran

2 tipe dasar pengalaman mental:

·         Sensasi

Terjadi saat panca indra di rangsang, kemudian impuls yang dihasilka rangsangan sampai ke otak. Sensasi dapat di gambarkan dalam hal modalitas(penglihatan, pendengaran, rasa, dan sebagainya) dan intesnsitas(besar/kecil/keras stimulus).

·         Perasaan

-Teori Tridimensi dasar perasaan

Kesengangan-ketidaknyamanan

Kegembiraan-tenang

Ketegangan-relaksasi

Presepsi, Apresepsi, dan Sisntsis Kreatif

·         Persepsi: proses pasif yang diatur stimulasi fisik, anatomi, serta pengalaman individu.

·         Apersepsi: memiliki kaitan dengan perhatian, apa yang diperhatikan serta dipahami,bersifat aktif, sukarela, berasal dari kendali individu.

·         Sintesis kreatif: saat elemen” yang diperhatikan bisa diatur ulang sesuai kehendak individu dan karena itulah pengaturan yang belum pernah dialami sebelumnya dapat terjadi.

Mental Chronometry

·         Menurut wundt, waktu reaksi bisa melengkapi metode introspeksi sebagai teknik dalam mempelajari isi dan kegiatan dari pikiran.

·         Wundt percaya bahwa, mereka dapat memberikan kronometry mental/katalog yang akurat dari waktu yang diperlukan untuk melakukan berbagai tindakan mental.

·         Tetapi pada akhirnya, wundt meninggalkan studi mengenai hal tersebut(studi waktu reaksi). Ia menemukan bahwa waktu reaksi bervariasi dan sering menemukan subjek yang sama dengan waktu yang berbeda.

Psikologi vs Penyebab Fisik

·         Menurut wundt, psikologis dan fisik berlawanan kutub, karena pada peristiwa fisik bisa diprediksi sedangkan psikologis tidak.

·         Dalam prinsip menuju pengembangan yang berlawanan”setelah pengalaman yang lama dari satu jenis akan ada kecenderungan yang meningkat untuk mencari jenis pengalaman yang berlawanan.

 

3 tahapan komunikasi verbal

·         Pembicara menilai kesan umumnya sendiri.

·         Pembicara memiliki kalimat yang mengekspresikan general impression.

·         Pendengar harus memenangkan kesan umum pembicara

Edward Bradford Titchanener

·         Fokus pada hubungan mekanis mental melalui proses asosiasi.

·         Menurutnya, tugas dasar psikologi adalah menganalisis kesadaran ke dalam bagian”komponennya kemudian menentukan strukturnya.

·         Pengetahuan berasal dari pengalaman manusia, dan dapat dipertimbangkan dari sudut pandang yang berbeda.

 

Dari pemikiran wundt dan titchener yang awalnya mendominasi dunia psikologi, lambat laun muncul ahli yang mengkritik mereka.

1.      Franz Clemen Brentano

·         Sepemikiran dengan wundt bahwa, kesadaran adalah subjek matter psikologi.

·         Tidak sepakat dengan penekanan wundt dengan isi dari kesadaran.

·         Pemikiran Brentano: Art Psychology, yang mana alternatif dari psikologi voluntarisme ataupun strukturalisme titchener

·         Yang menjadi fokusnya: aktivitas kesadaran, sedangkan wundt:  isi kesadaran.

2.      Carl Stumpf

·         Pemikirannya dipengaruhi oleh Brentano.

·         Sepemikiran dengan brentano  bahwa pengalaman sangat penting, sebagai data yang paling berharga.

·         Tidak setuju dengan pendapat wundt yang,melihat  pengalaman menjadi elemen’ kecil.

3.      Edmund Husserl

·         Menerima konsep intensionalitas brentano, yang mana menurutnya tindakan mental berfungsi dan dirahkan pada sesuatu di luar mereka.

·         Menurutnya, mempelajari intensionalitas hanya menghasilkan satu jenis pengetahuan(pengetahuan orang yan diarahkan ke lingkungan)

·         Ada 2 jenis introspeksi: 1. Intensionalitas

   2. segala proses yang dialami individu secara subjektif.

 

 

 

4.      Oswald Kulpe

·         Menurut kulpe pikiran juga berasal dari imageless thought yang bisa diteliti menggunakan Systematic Experimental Introspection, sedangkan menurut wundt pikiran berasal dari sensasi, kesan indrawi dan perasaan dan bisa diteliti melalui Experimental Introspection.

5.      Hans Vaihinger

·         Semua yang penahh dialami secara langsung merupakan sensasi da hubungan diantaranya, karena itu yang hanya bisa kita yakini hanyalah sensasi.

·         Menurutnya, konsep bisa terbukti salah dan tetap berguna.

6.      Hermann Ebbinghaus

·         Menurutnya proses mental tingkat tinggi dapat dipelajari secara eksperimental, sedangkan menurut wund tidak bisa di pelajari.

·         Nonsense material: metode yang dibuatnya untuk mempelajari kecepatan belajar seseorang dengan membuat subjek menghafal dan mengulang kembali daftar nonsense syllables secara berurutan tanpa ada yang salah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Behaviourisme dan Neobehaviorisme

Pengantar dan Klasifikasi Bidang Psikologi

Sejarah Perkembangan Psikologi