Humanistik
Humanistik
Aliran humanistik gabungan dari romantisme, psikologi eksistensi(dasarnya ini)
2 Tokoh terkenal : Abraham Maslow dan Carl Rogers keduanya punya pengaruh besar trhadap humanistik psikologi, yg menjadi pioniere awal: abraham maslow.
fungsionalisme: william james
behaviorisme: watson & mcdougall yg terorinya lbih masuk akal, psikoanalisis: freud.
Maslow dipengaruhi oleh aliran-aliran sebelumnya tetapi krna ada gap pada aliran” sebelumnya jadi kurang sesuai lalu ia membuat aliran sendiri. Dasar ilmu humanistik digunakan untuk psikoterapi sama dengan psikoanalisis untk mengenali kepribadian dan melakukan psikoterapi.
Psikoanalis cenderung melihat manusia secara negatif, yg anak bayi punya dorongan sexual pada ibunya, envy.
Melihat manusia sbg objek seksual, dan manusia bermasalah karna ada hal negatif dari dirinya. Jika memakai psiko analis saat menangani pasien makancenderung melihat dari permasalahannya dan dari masalah itu ditangani beda dengan Humanistik cenderung melihat manusia secara positif (positif psychologi) mereka melihat bahwa pada dasarnya manusia itu baik, manusia punya kekuatan untuk mengatasi masalahnya, manusia bukan hanya dari korban lingkungan korban masalah, tapi ketika manusia punya masalah ia dapat mengatasinya , dalam praktiknya digali apa kekuatan yg mereka punya dan akan mereka gunakan untuk mengatasi masalahnya sendiri, carl rogers (fokus ke psikoterapi) : client center therapy: masalah yang ada pada klien juga akan diselesaikan oleh klien, terapis hanya memfasilitasi dan mengarahkan klien untuk bisa menemukan solusinya karena pada dasarnya manusia memiliki kekuatan utk menyelesaikan masalahnya sendiri, hanya saja mungkin pada kondisi itu mereka tidak bisa berfikir jernih sehingga fungsi terapis membantu mereka untuk bisa memilih problem solving yg sesuai. Pada psiko analis semua powerny ada pada terapisnya, di psikolognya karena memberi terapi dan sugesti yang menyelesaikan jadi ada ketergantungan antara klien dan psikoterapis, berbeda dengan humanistik ia memandirikan kliennya sehingga tidak tergantung dengan terapis akhirnya klien dapat menemukan problem solving terhadap masalahnya. Jika solusinya datang dari diri klien lebih memungkinkan untuk mudah klien kerjakan.
Eksistensialisme dipengaruhi filsafat. Humanistik berkembang pada pertengahan abad 20. Yang masih bertahan behaviorisme dan psikoanalisis tapi permembangannya tdk terlalu signifikan. Kebebasan bikin bingung(pengaruh esensialisme), kebebasan membuat cemas kita bingung menentukan aturan. Kecemasan jika dikelola akan normal cemasnya. cemas bukan tanda buruk krna bisa melindungi diri. kecuali cemas yang berlebihan, sudah menghambat, tidak dapat berkembang dan dapat menutup diri.
George Kelly (Roleplay (bentuk terapi))
aliran humanistik: bagaimana manusia dimanusiakan
behaviorisme: penelitian hewan disamakan dgn manusia
abraham maslow: teori terkenal hierarchi of need (aktualisasi diri) kebutuhan makin lama semakin sedikit, sedikit sekali orang yang sampai pada aktualisasi diri menurut abraham maslow.
Existential dan Humanistik
* Manusia punya freewill dan responsibility terhadap aksi yang dilakukannya.
* Pentingnya studi terhadap manusia, phenomenology, dan subjective experience.
* Manusia itu unik. mempelajari satu binatang tidak cukup untuk mempelajari manusia
* cara mengoptimalkan hidup menjadi lebih baik.
* Manusia perlu metode-metode lebih dalam untuk belajar
* Manusia menurut humanis pada dasarnya baik, tetapi menurut existential kebebasan untuk memilih. kita lahir tidak ada baik dan tidak ada buruk.
* Banyak dibahas di existential mengenai kematian, tidak begitu dibahas pada humanistics.
* Teori ini sangat menyepelekan teori behaviourisme, psikoanalisa
Komentar
Posting Komentar